Dinamika Pemilihan dan Produksi Media Komunikasi E-learning oleh Learning Technologist di Kemenkeu
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini mengeksplorasi dinamika pemilihan dan produksi media e-learning oleh Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) sebagai learning technologist di BPPK Kementerian Keuangan. Permasalahan utama berfokus pada tantangan PTP dalam menyelaraskan inovasi digital dengan heterogenitas demografi peserta (Generasi Z hingga Baby Boomer) di tengah struktur birokrasi yang rigid. Penelitian ini juga bertujuan mengisi evidence gap pada Teori Kekayaan Media serta minimnya studi empiris mengenai peran fungsional PTP di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap 12 PTP dan 12 informan pendukung, studi ini menganalisis fenomena melalui sintesis Teori Kekayaan Media, Kognitivisme, Behaviorisme, dan Teori Birokrasi. Hasil penelitian mengidentifikasi tujuh faktor penentu pemilihan media, yaitu: peserta, materi, tujuan, waktu, sumber daya, permintaan eksternal, dan evaluasi. Dalam tahap produksi, PTP menerapkan teknik chunking materi berdasarkan prinsip multimedia Mayer dan Gestalt untuk meminimalkan beban kognitif. Temuan penelitian menegaskan peran vital PTP sebagai mediator atau "jembatan teknologi" bagi Widyaiswara (SME). Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas aplikabilitas Teori Kekayaan Media pada ekosistem learning technologist di sektor publik, sekaligus menjadi referensi strategis bagi sekitar 2.000 PTP di instansi pemerintah.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
Referensi
Akello, T. (2024). Digital Literacy and Media Consumption among Different Age Groups. Journal of Communication, 5(2), 14–27. https://doi.org/10.47941/jcomm.1973
Baybayan, S. B. (2025). Blended Learning Implementation in Sulu HEIs : Investigating Teacher and Student Factors Influencing Learning Outcomes. 1(5), 450–475. https://doi.org/10.5281/zenodo.15661044
BPPK. (2019). Pedoman E-Learning Di Lingkungan Kementerian Keuangan.
BPPK. (2022a). Demografi Pegawai BPPK.
BPPK. (2023). BPPK Sabet Sejumlah Pengahargaan LAN Awards 2023. https://www.instagram.com/p/CvrSydJxWc9/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==
BPPK, S. (2022b). BPPK Sapu Bersih Gelar Juara Kompetisi Pengembangan Materi Microlearning LAN Awards 2022. https://bppk.kemenkeu.go.id/sekretariat-badan/berita/bppk-sapu-bersih-gelar-juara-kompetisi-pengembangan-materi-microlearning-lan-awards-2022-907120
Daft, R. L., & Lengel, R. H. (1986). Organizational Information Requirements, Media Richness and Structural Design. Management Science, 32(5), 554–571. https://doi.org/10.1287/mnsc.32.5.554
Darmawan, D. (2014). Pengembangan E-Learning Teori dan Desain (A. Kamsyach (ed.); 2nd ed.). Remaja Rosdakarya.
Daud, A. (2020). Strategi Guru Mengajar Di Era Milenial. Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian Dan Kajian Sosial Keagamaan, 17(1), 29–42. https://doi.org/10.46781/al-mutharahah.v17i1.72
Eko, O., & Susanto, H. (2017). Kelambanan Reformasi Birokrasi dan Pola Komunikasi Lembaga Pemerintah. Jurnal Aspikom, 1, 109–123.
Engstrom, C., & Helens-Hart, R. (2023). In-Demand Instructional Communication Competencies for Organizational Trainers. Business and Professional Communication Quarterly, 86(4), 427–445. https://doi.org/10.1177/23294906221149408
Fox, J., Smith, A. M., Kenedler, L., & Evangelinos, G. (2018). Reflections on developing a blended learning recovery programme for family carers of people who have mental ill-health. Journal of Mental Health Training, Education and Practice, 13(5), 283–294. https://doi.org/10.1108/JMHTEP-03-2017-0016
Gu, R., Higa, K., & Moodie, D. R. (2011). A Study on Communication Media Selection: Comparing the Effectiveness of the Media Richness, Social Influence, and Media Fitness. Journal of Service Science and Management, 04(03), 291–299. https://doi.org/10.4236/jssm.2011.43035
Hadjri, I. M., & Perizade, B. (2019). Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan terhadap Kinerja Pegawai pada Bank Sumsel Babel Syariah. Jurnal Manajemen Dan Bisnis Sriwijaya, 16((3)), 142–152.
Handoko, Y., Wijaya, H. A., & Lestari, A. (2024). Metode Penelitian Kualitatif Panduan Praktis untuk Penelitian Administrasi Pendidikan. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Hasan, M., Milawati, Darodjat, Khairani, H., & Tahrim, T. (2021). Media Pembelajaran. In Tahta Media Group.
Ishii, K., Lyons, M. M., & Carr, S. A. (2019). Revisiting media richness theory for today and future. Human Behavior and Emerging Technologies, 1(2), 124–131. https://doi.org/10.1002/hbe2.138
Johnson, R. D., & Keil, M. (2002). Media richness theory: testing e-mail vs. v-mail for conveying student feedback. Journal of Informatics Education, 4(2), 15–24.
Kadir, A. (2015). Prinsip-prinsip Dasar Rasionalisasi Birokrasi Max Weber Pada Organisasi Perangkat Daerah Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik), 40–54. https://doi.org/https://doi.org/10.31947/jakpp.v1i1.17
Kemenkeu. (2018). Pedoman Analisis Kebutuhan Pembelajaran Di Lingkungan Kementerian Keuangan. 57.
Kemenkeu, S. (2021). KMK no.247/km.1/up11/2021 Pengangkatan dalam Jabfung PTP melalui penyesuian di BPPK.
Knaus, T. (2022). Making in media education: An activity-oriented approach to digital literacy. Journal of Media Literacy Education, 14(3), 53–65. https://doi.org/10.23860/JMLE-2022-14-3-5
Knaus, T. (2023). Emotions in Media Education: How media based emotions enrich classroom teaching and learning. Social Sciences and Humanities Open, 8(1), 100504. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2023.100504
Krishan, E. A. A., Almsaiden, A. H. I., Al Njadat, E. N., & Abohelalah, A. A. (2023). The Impact of E-Learning on the Learning Motivation of Jordanian University Students Ekhlas Abdallah Ali Krishan Ahed Hani Ibrahim Almsaiden Eman Nayef Al Njadat * Amal Adnan Abohelalah. Journal of Educational and Social Research, 13, 313–327.
Linda Wijayanti, Sukwadi, R., Prasetya, W., & Azels, W. A. (2022). Pelatihan Membuat Desain Iklan Digital Menggunakan Aplikasi Canva Bagi Umkm Binaan Asppuk. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 5(1), 117–125. https://doi.org/10.24912/jbmi.v5i2.18245
Magdalena, Y., & Napitupulu, T. A. (2018). CRITICAL FACTORS IN E-LEARNING INFLUENCING STUDENT MOTIVATION AND COLLABORATION IN INDONESIAN HIGHER EDUCATION INSTITUTION. The Winners, 19, 9–19. https://journal.binus.ac.id/index.php/winners/article/view/4244
Mayer, R. E. (2024). The Past , Present , and Future of the Cognitive Theory of Multimedia Learning. Educational Psychology Review, 36(1), 1–25. https://doi.org/10.1007/s10648-023-09842-1
Miles, Saldana, Huberman, S. (2014). Qualitative Data Analysis (third). SAGE Publications.
Mödritscher, F. (2006). e-Learning Theories in Practice: A Comparison of three Methods. Journal of Universal Science and Technology of Learning (JUSTL), 0(0), 3–18. http://www.justl.org/justl_0_0/elearning_theories_in_practice
Olebo, D. F., Muhammad, T., Okon, M. Ben, Stella, I., Burolerro, H. J., & Shumbusho, J. P. (2024). Exploring Course Design Essentials as a Strategy for Effective Teaching and Learning in Developing Countries. 2(7), 683–696.
Prosperio, Luigi, Gioia, D. (2007). Teaching the virtual presentation. Academy of Management Learning & Education, 70(3), 301–305. https://doi.org/10.1177/1080569907305305
Rasheed, R. A., Kamsin, A., & Abdullah, N. A. (2020). Challenges in the online component of blended learning: A systematic review. Computers and Education, 144(March 2019), 103701. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2019.103701
Sahasrabudhe, V., & Kanungo, S. (2014). Appropriate media choice for e-learning effectiveness: Role of learning domain and learning style. Computers and Education, 76, 237–249. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2014.04.006
Sanjaya, W. (2016). Media Komunikasi Pembelajaran. Kencana.
Sebayang, D. P., Pitoewas, B., & Halim, A. (2023). Implementasi Pendidikan Anti Korupsi Dalam Tatanan Sistem Sosial Untuk Memperkuat Keadaban Kewarganegaraan. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 1(1), 39–49. https://doi.org/10.57235/jerumi.v1i1.1190
Setiawan, B., Sunardi, Gunarhadi, & Asrowi. (2020). Meeting teachers’ and learners’ perceptions on mobile learning: A case of Indonesian vocational high school in Surakarta city. Universal Journal of Educational Research, 8(3D), 90–96. https://doi.org/10.13189/ujer.2020.081713
Setyorini, E. (2022). Peluang Dan Tantangan Pengembang Teknologi Pembelajaran Jalur Inpassing Di Era Digital. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 2(2), 157–168. https://doi.org/10.51878/cendekia.v2i2.1223
Shovkovyy, O. (2024). Defining Electronic Bureaucracy and Bureaucratism Oleg Shovkovyy. Suranaree Journal of Social Science, 18(2).
Situmorang, D. O., Marnisah, L., & Zamzam, F. (2020). Pengaruh Pendidikan, Pelatihan, dan Penempatan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Division Operation 2 PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk. Jurnal Media Wahana Ekonomika, 17(3), 242. https://doi.org/10.31851/jmwe.v17i3.4849
Susanto, E. H. (2017). Reformasi Birokrasi dan Komunikasi Organisasi (Tinjauan Terhadap Solidaritas Masyarakat Mekanik dan Relasi Politik). Komunikasi Politik Dan Pembangunan Daerah, December, 123–142. https://www.researchgate.net/publication/321797162_Reformasi_Birokrasi_dan_Komunikasi_Organisasi_Tinjauan_Terhadap_Solidaritas_Masyarakat_Mekanik_dan_Relasi_Politik
Swastika, H., & Rian Sastrawan, I. K. B. (2023). Hubungan Pelatihan Dengan Kinerja Karyawan Pada Hotel Adi Assri Beach Resort & Spa. Pramana: Jurnal Hasil Penelitian, 3(1), 29. https://doi.org/10.55115/jp.v3i1.3465
Wang, C., Chen, X., & Yu, T. (2024). Education reform and change driven by digital technology: a bibliometric study from a global perspective. Humanities and Social Sciences Communications, 11, 1–17. https://doi.org/10.1057/s41599-024-02717-y
Wu, S., Wong, I. K. A., & Lin, Z. (CJ). (2021). Understanding the role of atmospheric cues of travel apps: A synthesis between media richness and stimulus–organism–response theory. Journal of Hospitality and Tourism Management, 49(September), 226–234. https://doi.org/10.1016/j.jhtm.2021.09.014
Zufelde, S. (2025). Organisational Theories of the 20th century and Max Weber - Theory of Bureaucracy. March, 0–20.